BERBAGI

Lampung Tengah – Kabupaten Lampung Tengah terus berbenah memperbaiki infrastruktur khususnya jalan perdesaan. Setiap tahun dianggarkan miliaran rupiah dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari pusat.

Seperti pada Tahun Anggaran 2017, Lampung Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp254.800.473.110. Jumlah yang terbilang fantastis ini direncanakan untuk membangun sejumlah ruas jalan, irigasi serta pengadaan jalan kabupaten.

Sayangnya, meski telah dianggarkan setiap tahun, ada saja oknum “nakal” yang diduga sengaja mencari keuntungan lebih banyak dengan mengurangi volume pekerjaan demi meraih keuntungan berlebih.

Berdasarkan infestigasi tim wartawan ekstranews.com, setidaknya terdapat 13 titik pengerjaan jalan TA 2017 yang diduga merugikan negara milyaran rupiah. Berikut rinciannya

1). Pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan jalan Mekarjaya-Rantau Jaya Baru, Kec Putra Rumbia sebesar Rp2.498.252.000 milyar. Diduga tidak sesuai spesifikasi Rp94.336.583.

2). Peningkatan ruas jalan II, II dan IV Sangga Buana, Kec Way Seputih senilai Rp2.696.920.000. Diduga kerugian negara Rp240.458.902.

3). Peningkatan Jalan Bumi Nabung Ilir-Bumi Nabung Utara, Kec Bumi Nabung senilai Rp3.525.834.000. Kerugian negara diduga Rp99.104.086

4). Peningkatan ruas jalan setia bumi-SB 16 senilai Rp1.788.790.000. Terdapat kerugian negara diduga sebesar Rp274.921.753.

5). Peningkatan ruas jalan dalam kota Seputih Raman-Rama Indra senilai Rp3.647.370.000. Terdapat kerugian negara diduga sebesar Rp195.268.103.

6). Peningkatan ruas jalan Rama Dewa-Rejo Asri, Kec Seputih Raman sebesar Rp1.698.437.000. Diduga kerugian negara Rp236.303.225.

7). Peningkatan ruas jalan Jaya Sakti-Sripendowo kec padang ratu senilai Rp4.054.370.000. Diduga terdapat kerugian negara Rp359.980.999.

8). Peningkatan ruas jalan Suka Negara-Sripendowo senilai Rp2.598.520.000. Diduga terdapat kerugian negara sebesar Rp359.893.720

9). Pemeliharan ruas jalan Bandar Jaya – Bumi Aji sebesar Rp4.106.770.000. Didiga terdapat kerugian negara Rp190.069.023.

10). Peningkatan Ruas Sukawaringin – Bangun Rejo senilai Rp3.499.200.000. Kerugian negara diduga sebesar Rp270.066.172.

11). Peningkatan ruas jalan Sukawaringin -Srikaton senilai Rp 2.598.350.000. Diduga terdapat kerugian sebesar Rp360.101.448.

12). Ruas jalan Kalirejo-Pubian senilai Rp3.572.096.000. Diduga terdapat kerugian sebesar Rp83.103.794.

13). Penibgkatan jalan punggur-majapahit senilai Rp26.050.310.000. Diduga tersapat kerugian sebesar Rp107.850.124.

“Temuan tim kami hasil investigasi ini akan kami tidak lanjuti. Mengingat kerugian negara yang ditimbulkan sangat besar. Biar nanti aprat hukum yang membuktikan kebenarannya,” tegasnya. (zul/ekstranews.com).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here