BERBAGI

Bandar Lampung,(ekstranews.com) – Mahasiswa-mahasiswi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) Universitas Lampung yang tergabung dalam Tim PKM POLA GANDA melaksanakan pelatihan alat musik Gamolan di SD Negeri 2 Sulusuban, Seputih Agung, Lampung Tengah. Pelatihan ini mulai berjalan sejak bulan April setelah tim tersebut lolos seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di tingkat nasional. Kegiatan ini bernama “Program Pelatihan Gamolan Anak Daerah” atau disingkat “POLA GANDA” yang juga judul dari PKM tim tersebut.

Tim yang beranggotakan 5 orang ini berinisiatif untuk mengenalkan gamolan kepada masyarakat Lampung dan juga memberikan wawasan mengenai sejarah kebudayaan lampung melalui gamolan di pendidikan dasar. Karena jika gamolan ini diteliti sejarahnya maka akan muncul banyak sekali fakta-fakta mengenai kebudayaan Lampung yang banyak belum diketahui oleh masyarakat Lampung itu sendiri.

Endah Cahyani selaku Ketua Tim menjelaskan, bahwa di daerah Lampung ini masih banyak masyarakat yang salah paham dengan menyebut “Gamolan” yang berasal dari Lampung dengan “Gamelan” yang merujuk alat musik dari Jawa. Kekeliruan penyebutan nama kedua alat musik tersebut dikarenakan cara memainkan yang sama dan juga nama kedua alat musik tersebut hampir mirip

“Harapannya disaat siswa-siswi dan guru di SD N 2 Sulusuban sudah bisa memainkan tabuhan gamolan dan mengerti akan sejarah gamolan serta kebudayaan Lampung, sekolah tersebut bisa mengajarkan ke sekolah dan juga desa lainnya,” ujarnya pada Portallampung.co, Rabu (11/7/2018).

Endah menjelaskan, alasan tim POLA GANDA memilih sekolah dasar sebagai sasaran program mereka karena sekolah adalah instansi yang paling efektif dalam mengembangkan kebudayaan Lampung.

“Respon sekolah dan masyarakat Sulusuban sangatlah antusias terhadap program tersebut karena SD yang berada di Desa Sulusuban belum ada mata pelajaran maupun ekstrakulikuler dibidang seni musik. Selain itu, masyarakat juga tertarik untuk melihat alat musik Gamolan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya padahal itu merupakan alat musik khas Lampung,” pungkasnya..(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here