BERBAGI

Bandar Lampung,(ekstranews.com) – Komisi 1 DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Polda Lampung terkait pengembangan kasus penganiayaan yang disertai pembunuhan Yogi Andhika, sopir pribadi Bupati Lampung Utara non aktif Agung Ilmu Mangkunegara di ruang rapat komisi, Rabu (4/7/2018).

Menurut Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung, AKBP Bobby P. Marpaung, sampai saat ini kami telah menetapka tersangka berinisial BW dan masih dalam peroses penangkapan oleh tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Lampung.

“Kita akan tindaklanjuti semua itu, sementara masih dilakukan lidik atas saksi inisal Ar dan penetapan tersangka kepada saudara Bw tapi keberadaanya masih kita telusuri untuk dilakukan penangkapan. Kalau dari keluarga almarhum mengetahui keberadaan BW kami minta untuk segera di kabari, kami juga sudah siapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Bw,” ungkapnya.

Sementara menyangkut dugaan atas oknum TNI yang ikut berperan dalam pembunuhan Yogi, Dandenpom II/3 Lampung Letkol CPM Novem Janri Rajaguguk menegaskan jika benar ada anggotanya terbukti sebagai tersangka maka dirinya akan menindaklanjuti dan bahkan bisa diproses penetapan hukumnya.

“Kita masih menunggu informasi dari Polda untuk memanggil kembali saksi Ar supaya memberikan keterangan dan melakukan crosscheck guna memastikan apakah benar atau tidak adanya anggota TNI yang terlibat,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I, Nerozely Agung Putra mengatakan kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada penegak hukum. Terkait keberadaan Bw, kami memberi waktu paling lama sebulan untuk menangkapnya.

“Kita tunggu saja proses hukum masih berlangsung, minta untuk diselesaikan secepatnya,”tuturnya.

Perlu diketahui, Yogi meninggal dunia karena dianiaya beberapa oknum tidak bertanggung jawab lantaran dituduh mencuri uang Rp25 juta milik bupati.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here