BERBAGI

Pringsewu,(Ekstranews.com) – Dua partai peserta pemilihan umum di Kabupaten Pringsewu mengajukan gugatan ke Panwaslu Kabupaten Prngsewu. Keduanya yakni PDIP dan Nasdem.

Ketua Panwaslu Pringsewu Azis Amriwan mengatakan, keduanya mendaftarkan gugatan karena adanya caleg yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Nasdem terkait caleg yang dari Kecamatan Gadingrejo TMS, hari ini regristasi, kami jadwalkan Senin depan mediasi antara Nasdem dengan KPU,” kata Azis, Selasa (14/8).

Sedangkan untuk PDIP, tambah dia, masih pengajuan gugatan. Akan tetapi berkasnya belum lengkap dan masih perbaikan. Gugatan PDIP berkaitan dengan caleg Dapil II yang TMS. Mengingat yang TMS tersebut perempuan, sehingga mempengaruhi kuota keterwakilan perempuan.

Lantaran satu dapil tersebut tidak tidak terpenuhi keterwakilan perempuannya, sehingga semua caleg dari Dapil II tersebut dianggap TMS dan tidak masuk ke dalam Daftar Calon Sementara (DCS) KPUD Pringsewu.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 36 dari 454 bakal calon legislatif yang didaftarkan partai politik peserta pemilihan umum 2019 tidak memenuhi syarat (TMS). Ketua KPU Pringsewu A Andoyo mengatakan, dari 36 TMS, 23 diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan 13 perempuan.

Lebih lanjut Komisioner KPU Pringsewu Devisi Teknis Penyelenggaraan Warsito mengatakan, bahwa ke 36 bacaleg yang TMS itu berasal dari 10 parpol. Rincinya, PDIP (2), Nasdem (1), Garuda (6), Bekarya (7), PKS (2), Perindo (7), PPP (2), PSI (5), Demokrat (1) dan PKPI (3).

“Penyebab TMS dikarenakan tidak melengkapi berkas, dominan SKCK, surat keterangan pengadilan dan tidak melampirkan ijazah yang dilegalisir,” ujar Warsito, Rabu (8/7).(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here