BERBAGI

Pesawaran,(Ekstranews.com) – Seorang pemuda warga Pekon Wonodadi Kecamatam Adiluwih, Kabupaten Pringsewu dihakimi massa karena mencuri sepeda motor antik, honda Astrea. Yakni SU (29) sehingga mendapat perawatan serius dari tim medis Puskesmas Sukoharjo.

Pasalnya SU mengalami luka di pelipis mata sebelah kanan, luka sobek di belakang telinga sebelah kiri, luka memar di kepala bagian belakang. Setelah itu SU digelandang ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sukoharjo untuk menjalani pemeriksaan atas perbuatannya.

Kepala Polsek Sukoharjo AKP Wahidin mengatakan, SU diamankan warga pada Sabtu, 4 Agustus 2018 pukul 16.00 WIB.

Diduga pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan di Kandang Ayam milik Joko warga Pekon Pandansari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu pada Kamis, 2 Agustus 2018 sekira pukul 01.00.

“Pelaku mengakui perbuatannya, barang yang diambil antara lain satu unit sepeda motor honda astrea antik tanpa plat, satu playsation merk sony dan satu handphone,” ungkap Wahidin mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, Senin (6/8).

Karena tidak dapat membuka kunci HP, Sabtu, 4 Agustus 2018 pelaku menghubungi nomor-nomor yang ada di HP curian tersebut. Maksudnya untuk mengetahui cara membuka kunci HP curian. Pelaku mendapat SMS balasan dari salah satu nomor yang mengatasnamakan Ayu. Mereka berkomunikasi untuk bertemu di warung bakso Pekon Pandan Surat.

Bukannya bertemu Ayu dan menemukan cara membuka HP curian, justru pelaku bertemu dengan korban, Joko. SU dihadapan Joko mengaku telah mencuri HP itu alhasil menjadi bulan-bulanan warga dan diserahkan ke polisi. Atas perbuatan SU, polisi lantas membawanya ke Mapolsek Sukoharjo untuk penyelidikkan lebih lanjut.

Barang bukti berupa HP Samsung Galaxy Young 2, sepeda motor honda astrea antik tanpa plat, playsation merk sony. SU kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menginap di hotel prodeo. Ia pun dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here