BERBAGI

Bandar Lampung,(Ekstranews.com) – Sidang sengketa Pilgub Lampung 2018 digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

Komisioner Divisi Hukum KPU Lampung M Tio Aliansyah menjelaskan, MK menolak gugatan paslon 1 dan 2 dalam sidang putusan dismissal.

“Sidang dibuka pukul 08.40 WIB. Panelis 1 ada sembilan hakim MK yang dipimpin oleh Ketua MK Anwar Usman. Agenda sidang pengucapan putusan sengketa pilkada. Perkara nomor 41 dan perkara nomor 46 untuk Pilgub Lampung, dengan pemohon paslon 1 dan paslon 2,” kata Tio.

Dalam sidang ini, terusnya, MK memutuskan persidangan tidak dilanjutkan ke pokok perkara.

“Memutuskan menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum dan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Tio, menirukan ucapan ucapan Anwar Usman.

Atas putusan itu, sesuai tahapan KPU berkewajiban melakukan pleno penetapan pemenang Pilgub Lampung 2018 maksimal tiga hari kerja sejak putusan MK dibacakan.

Artinya, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim bisa ditetapkan sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur Lampung terpilih paling lambat hari Senin, 13 Agustus 2018.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here