BERBAGI

Tanggamus(Ekstranews.com) – Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus murupakan salah satu target untuk pemerataan kepemilikan sertifikat rumah, sertifikat tanah pertanian dan sertifikat tanah perkebunan.

Untuk mengejar target tersebut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanggamus menempatkan beberapa pegawainya untuk berkantor sementara di Pekon Banding Agung Kecamatan Talang Padang, untuk mempermudah akses Pokmas (Kelompok Masyarakat) Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Hal itu diungkapkan oleh Sukri didampingi Beni Afrijal selaku salah satu pegawai BPN Tanggamus yang bertugas di Talang Padang, saat diwawancarai awak media terkait kisaran biaya pembuatan sertifikat PTSL 2018 tersebut, Selasa (4/9/2018).

“Kami dari BPN tidak pernah meminta atau memungut biaya pembuatan sertifikat PTSL, kalaupun ada itu Rp 200.000 yang sudah disepakati oleh atas dasar surat keputusan bersama, itu legal dan digunakan untuk biaya operasional Pokmas. Dari BPN sendiri tidak ikut campur urusan duit itu,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pihak Pokmas tidak boleh memungut lebih dari keputusan tersebut, jika ada pokmas yang memungut lebih dari itu, harus segera dilaporkan ke pihak BPN Tanggamus.

“Jika pihak Pokmas ada yang memungut lebih dari biaya PTSL yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama yaitu Rp 200.000, maka segera laporkan ke BPN Tanggamus, kami akan memprosesnya,” pungkasnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here