BERBAGI

Pringsewu,(Ekstranews.com) – Aksi pencurian Heriyanto alias Heri Kucing (38), yang dilakukan di pondok pesantren dan rumah sakit sempat viral di media sosial.

Satreskrim Polres Tanggamus, Polsek Pringsewu, serta Polres Cilegon berhasil mengungkap kasus pencurian dilakukan Heri Kucing.

Warga kecamatan Telukbetung Barat, Bandar Lampung itu mencuri sejumlah barang di pondok pesantren dan rumah sakit

Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma didampingi Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho mengatakan, tersangka mencuri barang di dua lokasi sekaligus pada hari yang sama 27 Agustus lalu.

Aksi pertama Heri mencuri ponsel merek Xiaomi Redmi Not 4X di ruang jaga perawat RS Surya Asih sekira pukul 04.30 WIB.

Pencurian itu membuat Yossi Ary Yanti selaku korban rugi hingga Rp 1,6 juta. Korban melapor ke Polsek Pringsewu Kota.

Aksi kedua di area Pondok Pesantren Nurul Huda pada pukul 06.30 WIB.

Pelaku berhasil mencuri empat unit ponsel yakni, Xiaomi Redmi Mi 5 Plus, Samsung J5, Nokia, dan Samsung Flip

Barang lain dicuri pelaku satu unit notebook merek Acer warna merah marun.

Akibat perbuatan tersangka, kerugian pondok pesantren mencapai Rp 8 juta.

“Perbuatan pelaku di pondok pesantren itu sempat terekam CCTV dan rekamannya sempat viral di media sosial. Berdasar hasil pemeriksaan di dua tempat kejadian ini merupakan komplotan yang sama,” ujar Kapolres dalam Press Rilis di Polsek Pringsewu, Senin (10/9).

Pelaku Heriyanto imbuh Rasma sudah tertangkap, dan saat ini ditahan di Polres Cilegon atas perbuatan yang sama.

Tersangka dalam menjalankan aksinya dibantu Anif Januardi (25) tak lain menantunya.

Warga Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang Kota, Bandar Lampung itu bertugas sebagai penjual barang hasil curian mertuanya. Anif kini ditahan di Mapolsek Pringsewu Kota.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu unit mobil Avanza digunakan pelaku, dua handphone, tiga kotak handphone, uang tunai Rp 1,2 juta hasil penjualan barang curian dan satu potong celana dipakai pelaku untuk melakukan tindak pidana pencurian.

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat).
Keduanya terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Anif Januardi (25) warga Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang Kota, Bandar Lampung mengaku berbagi hasil dengan mertuanya, Heriyanto alias Heri Kucing (38).

Anif mendapat keuntungan atas penjualan barang hasil curian bapak mertuanya.

Anif mengaku, menjual barang hasil curian itu ke OLX.

Sebelumnya ia melakukan flashing handphone di salah satu konter di Plasa Lotus.

“Saya tidak beraksi sama mertua. Tapi hanya diberi barang curian untuk menjualkannya saja. Barang-barang tersebut dijual dengan harga variasi, tergantung jenis, merk dan kondisinya,” ujarnya.

Anif menambahkan, notebook Acer dijualnya Rp 1,3 juta. “Saya setoran ke mertua. Rp 1 juta setorannya, Rp 300 ribu untuk saya,” tukasnya.

Tidak hanya itu, Anif juga berupaya menyembunyikan mobil Avanza warna putih yang dipergunakan Heri menjalankan aksinya.

Uang hasil penjualan barang curian diterima tersangka digunakan untuk membeli susu anak dan keperluan sehari-hari.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here