BERBAGI

Tanggamus(Ekstranews.com) – Akibat curah hujan yang tinggi sejumalah titik di Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, pada Kamis (6/9/2018) malam tegenang bajir. Penyebabnya banjir tak lain adalah akibat bangunan drainase yang buruk dan gorong-gorong yang tidak sesuai volume atau debit air, juga terjadi pendangkalan dibagian muara sungai menjadi penyebab air cepat meluap.

Menurut Salehuddin (40), salah satu warga Pekon Guring korban banjir pada Portallampung.co, Kamis (7/9/2018) malam mengatakan, penyebab banjir tersebut adalah gorong-gorong Way Mat Amin dan Way Sekhuiyan, yang seharusnya dibangun jembatan bukan gorong-gorong kecil seperti saat ini. Dan juga sudah seharusnya segera dilakukan pengerukan untuk melanjutkan pembangunan drainase sebelumnya.

“Musibah banjir tersebut seolah-olah sudah jadi langganan beberapa tahun terahir ini, sehingga masyarakat pun menjadi pasrah, mereka sudah acapkali kebanjiran bila hujan datang,” keluh dia.

Salehuddin menjelaskan, banjir tersebut sudah sering terjadi dan menggenang rumah warga sekitar aliran sungai tersebut, bahkan meluap ke jalan raya yang menjadi penghubung antar Pekon di Kecamatan Pematang Sawa. Gorong-gorong tersebut tidak bisa menampung debit air yang besar, karena aliran air tersebut bukan siring tapi sungai dan juga telah terjadi pendangkalan dibagian muara sungainya.

“Kami sekarang cuma bisa pasrah pak, warga sekitar sungai ini sudah menjadi langganan banjir gara gorong-gorong itu. Seharusnya, gorong-gorong tersebut dibangun jembatan, kalo cuma gorong-gorong tidak akan mampu menampung debit air yang ada ketika hujan turun. Apalagi bagaian muara terjadi pendangkalan sehingga membutuhkan pengerukan menggunakan alat berat,” urainya.

Terpisah, Marmi warga perbatasan Pekon Guring dengan Pekon Betung yang juga warga Kecamatan Pematang Sawa, juga terkena musibah banjir. Dia menjelaskan bahwa ditempat mereka juga juga menjadi langganan banjir bila turun hujan lebat.

“Apalagi ditempat kami ini ada bangunan dreinase tapi tidak ada gorong-gorongnya,sehingga menyebabkan air meluap ke rumah warga sekitar sini dan jalan raya.
Kami sangat berharap semoga Pemerintah Kabupaten tanggamus segera membangun gorong-gorong yang bisa menyalurkan air yang besar seperti malam ini,” tutupnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here