BERBAGI

Lampung Utara,(Ekstranews.com) —  Personil Polres Lampung Utara (Lampura) menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD), dengan merazia kosan dan kontrakan yang diduga tempat penyakit masyarakat, Senin (11/2) siang.

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, diwakili Kabag Ops Kompol Nelson F Manik, mengatakan razia kali ini dibagi atas Tim I, II,  dan III dengan melibatkan sebanyak 50 personil dipimpin Kasubbag Dal Ops Polres Lampura AKP Hadi Sutomo.

Hasilnya, aparat berhasil menggaruk satu pasangan bukan suami istri, dan seorang warga yang menginap di kosan yang bukan miliknya.

“Dalam razia tadi, kita berhasil mengamankan tiga orang di lokasi berbeda. Pasangan yang bukan suami istri sah masing-masing berinisal Dd (22) dan Yi (23) warga Lampura ditangkap di kosan milik H belakang Hotel Duta Kotabumi, Lampura,” ujar Kompol Nelson.

Kemudian, kata dia, seorang laki-laki berinisial DR (26), warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditangkap di kosan yang bukan miliknya.

Ia menjelaskan, kegiatan K2YD dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden  17 April 2019 mendatang. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pada saat pelaksanaan pemilu nanti di Lampura bisa berjalan baik dan lancar, ” tuturnya.

Selain itu, K2YD juga menekan ruang gerak pelaku kejahatan lainnya, ketika akan berksi di lingkungan perkotaan atau padat penduduk. “Kegiatan ini mencegah penyakit masyarakat seperti asusila, seks bebas, narkoba, judi, dan miras yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” kata dia.

Ketiga warga yang diamankan itu, lanjut Nelson, nantinya akan didata dan diberi pembinaan dengan cara memanggil keluarganya. “Kita juga terapkan tes urine terhadap ketiganya. Jika positif narkoba maka akan ditindaklanjuti sesuai hukum berlaku,” tegasnya

Ketika dikonfirmasi ketiga warga yang diamankan hanya tertunduk malu dan mencoba menutupi wajahnya. (rlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here