BERBAGI

Lampung Selatan,(Ekstranews.com) —  Sebanyak 605 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan di kabupaten Lampung Selatan memutuskan keluar dari program yang diperuntukan bagi masyarakat miskin tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar mengatakan warga yang memilih gradasi atau keluarga dari PKH bervariatif.

Menurutnya, ada yang pada awalnya memang masuk kategori penerima PKH tetapi saat ini kondisi ekonominya sudah lebih baik.

“Tapi ada juga hasil dari verifikasi teman-teman pendamping yang meminta para penerima KPM yang secara ekonomi dinilai mampu untuk tidak lagi menjadi penerima. Ada juga yang kesadaran sendiri,” kata dia, Kamis (14/3/2019).

Menurut Dulkahar, terhitung sejak 7 Februari lalu KPM PKH yang telah keluar/gradasi mandiri mencapai 605 KPM.

Jumlah ini diharapkan masih akan bisa bertambah sehingga penerima KPM benar-benar warga miskin yang berhak.

“Harapan kami kesadaran masyarakat akan terus meningkat. KPM merupakan program untuk masyarakat miskin. Sehingga memang dibutuhkan ketegasan semua pihak agar PKH benar-benar tepat sasaran,” ujar dirinya.

Terkait dengan target gradasi pada dinas sosial, Dulkahar mengatakan, untuk tahun 2019 ini pihaknya menargetkan setidaknya ada 1.000 KPM yang nantinya keluar/mundur dari penerima PKH.

“Kami menargetkan 1.000 KPM mundur. Karena memang di lapangan juga kami lihat kondisi ekonomi warga kini mulai membaik. Terutama warga yang menerima ganti rugi lahan tol,” terang dirinya.

Persoalan penerima program PKH sudah sejak lama. Ditengarai banyak warga yang secara ekonomi mampu, tetapi tetap menikmati program ini.

Pemerintah kabupaten Lampung Selatan melalui dinas sosial mewacanakan untuk menerapkan stiker bagi warga yang menerima program PKH ini.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here