BERBAGI

Bandar Lampung,(Ekstranews.com) — Seorang pria berinisial HP (29) ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Banten ketika hendak mengirim paket sabu sebanyak 10 kilogram tujuan Lampung.

Kepala BNNP Banten Tantan Sulistyana mengatakan, HP nekat membawa sabu seorang diri via jalan tol lantaran dijanjikan uang Rp 100 juta jika berhasil membawa paket sabu hingga Lampung.

“Dijanjikan per kilogram 10 juta rupiah, jadi total 100 juta, tapi dikasih dua juta rupiah dulu sebagai DP,” kata Tantan di Kantor BNNP Banten, Kota Serang, Kamis (14/3/2019).

Namun, belum sampai ke Lampung, aksi pria asal Bengkulu ini digagalkan oleh petugas BNN saat berada di rest area.

HP ditangkap di Rest Area KM. 43 Jalan Tol Jakarta – Merak, Jumat (8/3/2019) malam.

Tantan mengatakan paket sabu yang dibawa menggunakan kendaraan pribadi oleh tersangka, merupakan pesanan dari seorang narapidana di Lapas Rajabasa, Bandar Lampung insial TKM.

Paket sabu diambil dari Jakarta Utara pada hari yang sama.

“Kurir berangkat sendiri, bergerak dari Lampung ke Jakarta ambil barang di salah satu apartemen di Jakarta Utara,” kata Tantan.

Belum diketahui akan diedarkan kemana sabu tersebut. Yang jelas, kata Tantan, HP akan mendapatkan perintah selanjutnya dari TKM yang mengendalikan dari Lapas Rajabasa, jika sudah sampai Lampung.

“Nanti akan dikembangkan (kasusnya) ke Lapas Rajabasa, yang jelas paket dibungkus dengan kemasan dari luar, biasanya dari China,” ujar dia.

Selain paket sabu sebanyak 10 kilogram, barang bukti lain yang diamankan dari HP antara lain satu unit mobil Daihatsu Sigra dengan nopol BE 1398 YE, satu unit ponsel, dua tas gendong dan uang tunai Rp 900 ribu.

Terhadap HP akan dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dengan ancaman hukuman empat hingga 20 tahun penjara. “Tapi untuk kasus ini bisa saja lebih berat, bisa sampai seumur hidup,” katanya.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here