BERBAGI

Lampung Tengah (Ekstranews.com) —  Tidak terima dengan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS, sejumlah orang melakukan protes. Hal ini menyebabkan kerusuhan yang tidak bisa dihindari. Beruntung, kerusuhan bisa diredam.

Tidak sampai di sini. Ketika surat suara hendak dibawa ke Kantor KPU Lampung Tengah, sejumlah massa menghadang dan menjarah kotak yang berisi surat suara sambil mengacungkan senjata tajam ke arah polisi. Melihat situasi yang tidak kondusif, Satbrimob Polda Lampung mengendarai motor melakukan pengejaran. Tembakan peringatan pun dikeluarkan, namun massa tidak juga menyerah. Tindakan tegas pun diambil untuk melumpuhkan massa yang membawa sajam.

Setelah tersungkur, Satreskrim Polres Lamteng begerak membekuk pelaku untuk diamankan ke Mapolres Lamteng. Ini adalah bagian dari Sispamkot Menghadapi Situasi Kontijensi Pemilu 2019 yang digelar di Lapangan Merdeka Gunungsugih, Rabu (13/3).

Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma Jemy menyatakan Sispamkot digelar dalam rangka untuk mempersiapkan personel dalam pengamanan Pemilu 2019. “Ini untuk mempersiapkan personel dalam pengamanan Pemilu 2019. Antisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas. Alhamdulillah Sispamkot berjalan lancar. Kita libatkan stakeholder terkait dari pemda, Bawaslu, KPU, Batalion Kompi B Brimob, Kodim 0411/LT, perwakilan parpol, dan caleg,” katanya.

Terkait pengamanan Pemilu 2019, Made menyatakan belum ditentukan jumlah personelnya karena ada perubahan skema jumlah TPS. “Ada perubahan skema jumlah TPS. Nanti ada tambahan personel BKO dari Polda Lampung yang akan diterjunkan ke TPS,” ujarnya.

Dandim 0411/LT Letkol CZI Burhannudin menyatakan siap membantu dan mendukung pengamanan Pemilu 2019 di Lamteng. “Kita siap mendukung dan mendukung pengamanan Pemilu 2019. Bersama-sama mewujudkan Pemilu aman, damai, dan sejuk. TNI-Polri akan bersinergi mengamankan Pemilu 2019,” ungkapnya.(rlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here