BERBAGI

Bandar Lampung,(Ekstranews.com) — Perum DAMRI Cabang Bandar Lampung menyediakan sebanyak 114 armada baik angkutan kota antar provinsi (AKAP) ataupun angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dalam menghadapi angkutan mudik Lebaran 2019.

Hal tersebut diungkapkan Elpohan, Manager Usaha Perum Damri Cabang Lampung, saat diwawancara di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2019).

“Ya kita sudah mempersiapkan armada sebanyak 114 dengan rincian 78 bus AKAP dan 36 AKDP yang melayani beberapa trayek luar kota maupun dalam kota,” ungkapnya.

Menurutnya, trayek yang dilayani yaitu untuk AKAP meliputi Bandar Lampung – Jakarta, Bandar Lampung – Bandung, Bandar Lampung – Bekasi, Bandar Lampung – Jogja.

Sementara trayek untuk AKDP yaitu Rajabasa – Gaya Baru, Rajabasa – Labuhan Maringgai, dan Rajabasa – Way Abung.

“Insyaallah angkutan lebaran 2019 kita berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Ia menjelaskan untuk AKAP terbagi tiga kelas layanan yaitu bisnis (40 seats), eksekutif (28 seats) dan royal (21 seats).

Pemesana tiket sudah dapat dipesan dari sekarang dan untuk tiket bisnis tidak ada pembatasan karena dibackup dari Perum DAMRI Cabang Bandara Soekarno Hatta.

“Sementara untuk kelas lainnya seperti eksekutif dan royal saat ini masih tersedia sekitar 60 persen atau sejumlah sekitar 600 seats,” paparnya.

Pemesanan bisa dilakukan melalui online, Traveloka dan loket-loket pemasaran yang tersebar di wilayah provinsi Lampung seperti Kotabumi, Gaya Baru, Unit 2, Metro, Pringsewu, Kota Agung, Talang Padang.

“Dan juga loket di KAI juga ada. Jam 7 pagi kita sudah buka hingga 10 malam bisa lakukan pemesanan dan harga memang ada peningkatan,” terangnya.

Lanjutnya menerangkan pemesanan untuk tiket angkutan lebaran juga sudah ada yaitu sekitar 15% dengan pemesanan paling banyak Lampung – Jakarta dan Bogor – Lampung.

“Untuk prediksi puncak lonjakan penumpang kemungkinan yaitu pada tanggal 29-30 Mei 2019 atau H-7 karena di tanggal 30 itu Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai libur,” paparnya.

Untuk kenyamanan penguna layanan, pihaknya juga mendirikan dua posko yang lokasinya satu posko di kantor PO. Rajabasa dan Siang Malam mulai dari H-10 hingga H+10.

“Posko ini fungsinya salah satunya teknik. Teknik itu harus ada karena posisi kita di Siang Malam nanti kita dirikan di situ sehingga ketika ada trouble kita bergerak cepat,” terangnya.

Ia menuturkan peningkatan pelayanan di tahun ini sudah pasti ada apalagi dengan harga tiket pesawat yang lebih tinggi kemungkinan akan beralih ke angkutan darat.

“Apalagi dengan adanya tol dan dermaga premium tentunya mempengaruhi percepatan laju kendaraan yang tadinya Lampung – Jakarta 7-8 jam, sekarang hanya menempuh waktu 5-6 jam,” pungkasnya.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here