BERBAGI

LAMPUNG UTARA (ekstranews.com) — Pura-pura Mau Salat, Pria di Lampung Utara Ini Malah Curi Kotak Amal Masjid.

Ada saja ulah pria asal Lampung Utara bernama Roni Ilhamsyah (36).

Roni ketahuan mencuri amplifier dan kotak amal Masjid Al Muhajirin di Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu (13/7/2019) sekitar pukul 09.50 WIB.

Kapolsek Abung Tengah, Inspektur Satu Edi Juarsyah mengatakan, Roni tertangkap tangan oleh pengurus masjid sedang mencuri di dalam Masjid Al Muhajirin.

“Tersangka ditangkap setelah diketahui dirinya mencuri seperangkat alat amplifier dan kotak amal di masjid Al Muhajirin,” ujarnya Minggu (14/7/2019).

Menurut Edi, pihaknya langsung membawa tersangka karena di lokasi sudah ramai orang berdatangan.

“Guna menghindari amukan warga, kami langsung membawa tersangka untuk diamankan dan dilakukan proses penyidikan,” terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut, modus operandi yang dugunakan tersangka saat beraksi dengan cara berpura-pura hendak salat.

“Saat itu, setelah merasa situasi aman, tersangka langsung ambil seperangkat alat pengeras suara berupa amplifier merek Fidelith warna hitam dengan dimasukkan tersangka ke dalam tas yang dibawanya,” Jelasnya.

Dari hasil dari pemeriksaan penyidik, kata Edy, tersangka Roni Ilhamsyah, warga Desa Cahayamas, Kecamatan Sungkai Barat, Lampung Utara ini, mengakui sebelumnya telah melakukan aksi serupa di lokasi pencurian lainnya dengan mencuri kotak amal di masjid yang berisikan uang senilai Rp 76.000,-.

Barang bukti yang turut diamankan bersama tersangka berupa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna hitam dengan nomor polisi BE 8885 GD, seperangkat Amplifier merk Fidelith, tas warna hitam merk Sports, tang, obeng, linggis kecil yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kapolsek Abung Tengah, Iptu Edi Juarsyah mengimbau kepada warga, hendaknya memasang kamera CCTV di masjid.

Hal ini untuk mengungkap pelaku pencurian, baik motor ataupun pencurian alat-alat di masjid.

Dengan adanya kamera CCTV, pelaku pencurian bisa langsung teridentifikasi, dan segera ditangkap.

“Kalau ada kamera pengawas, bisa langsung ketahuan jika ada pencurian. Muka dan wajahnya langsung bisa kelihatan,” katanya.

Kemudian, untuk perangkat elektronik serta kotak amal, jika bisa ditambah pengamanannya seperti penambahan gembok.(tnc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here