BERBAGI

LAMPUNG TENGAH (ekstranews.com) — Penyerahan senjata api (senpi) rakitan kepada pihak kepolisian di Lampung Tengah┬ákembali dilakukan seorang warga Kampung Kuripan.

Penyerahan senpi tipe revolver itu, merupakan yang kedua kalinya dalam kurun waktu satu pekan terakhir di Lampung Tengah.

Barang bukti diserahkan oleh Sugeng Utomo, warga Dusun Tugu Mulyo, Lampung Tengah, berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Padang Ratu Komisaris Indra Herlianto, Minggu (14/7/2019) mengatakan, ia melalui Bhabinkamtibmas telah melakukan koordinasi terkait imbauan pengembalian senpi ilegal dan rakitan yang masih dikuasai warga.

“Pengembalian senpi rakitan revolver warna silver itu, dilakukan pada Jumat (12/7/2019) lalu. Warga yang mengembalikan didampingi oleh Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat tempatnya tinggal,” kata Indra Herlianto.

Indra berharap, pengembalian senpi dapat diikuti oleh masyarakat lainnya, khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Padang Ratu.

“Kami akan terus mengimbau sesuai arahan Pak Kapolres, supaya polsek jajaran ikut melakukan pendekatan supaya warga yang memiliki atau menyimpan senpi untuk diserahkan kepada kepolisian,” imbuhnya.

Sugeng Utomo selaku tokoh pemuda Kampung Kuripan mengatakan, ia dan seluruh elemen di Kampung Kuripan akan berusaha, menyadarkan masyarakat akan bahayanya memiliki atau menyimpan senpi rakitan.

“Penyerahan senpi ini atas kesadaran warga, bahwa memiliki atau menyimpan senpi melangaran undang undang. Kita bersama Bhabinkamtibmas dan para tokoh masyarakat untuk terus mengimbau dan memberikan pengertian akan bahayanya memiliki senpi,” kata Sugeng Utomo.

Sebelumnya, Senin (8/7/2019) lalu, Kepala Kampung Negara Bumi Ilir Indra Sanjaya, menyerahkan dua pucuk senpi rakitan laras panjang jenis locok kepada Satreskrim Polres Lampung Tengah.

Penyerahan senpi dilakukan oleh Indra Sanjaya kepada Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Yuda Wiranegara, di Mapolres Lampung Tengah. zul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here