BERBAGI

KOTA AGUNG (ekstranews.com) — Warga Kecamatan Pugung dan Kecamatan Gunung Alip meminta agar pembangunan jembatan Pekon Way Pring II yang merupakan akses penghubung 2 kecamatan tersebut diteruskan kembali hingga tuntas.

Dukungan masyarakat kepada pemerintah daerah ini bahkan dituangkan dalam baliho yang berisi ratusan tanda tangan persetujuan warga agar jembatan ini direalisasikan.

Jalannya pembangunan jembatan ini saat ini masih dihentikan karena ada klaim disertai gugatan pihak keluarga Syahrani yang menyatakan bahwa lahan akses jalan tersebut miliknya. Sebagai pemilik lahan, keluarga Syahrani menuntut uang ganti rugi kepada Pemkab Tanggamus.

Namun demikian, menurut Asyana (60) saksi yang mengetahui riwayat status jalan ini mengatakan, bahwa saat ayahnya menjual tanah kepada Syahrani jalan dan jembatan di lokasi itu sudah berdiri. “Pemilik lahan itu sebelumnya ayah saya Abdul Khalik. Kemudian dijual kepada kakak angkat saya Syahrani. Saat dijual memang akses jalan itu sudah ada,” katanya,┬áSenin (29/7/2019).

Dalam hal ini, lanjut Asyana, dia tidak menyalahkan pihak mana pun karena seperti itulah adanya. Tetapi dirinya bersama dengan warga lainnya sangat menginginkan agar pembangunan jembatan yang sempat tertunda itu bisa dilanjutkan kembali.

Sebelumnya pada Sabtu (27/7/2019), puluhan warga datangi Mapolda untuk menyampaikan aspirasi yang mengeluhkan dihentikannya pembangunan jembatan Way Pring II. Puluhan warga ini berharap supaya pembangunan bisa dilanjutkan kembali karena merupakan akses warga dan petani.

Menurut salah satu warga, selama ini masyarakat sangat mengidam-idamkan jembatan Way Pring 2 didirikan dengan kokoh. Adanya masalah ini diharapkan bisa dirampungkan dengan jalan musyawarah dan kebijaksanaan.(ltc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here