BERBAGI

KOTA AGUNG (ekstranews.com) — Kawanan rampok menyantroni pengusaha jual beli kopi dan pemilik toko material di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Korban menderita luka bacok di kepala dan menembak kedua kakinya sehingga harus mendapat perawatan serius di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung, Minggu (11/8/2019).

Peristiwa sadis tersebut terjadi pada Sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 02.00 WIB. Tidak hanya melukai korban Supriadi (47), para pelaku juga melukai adik ipar korban Ari Nopitasari (18) yang berusaha melindungi kakaknya.

Korban kehilangan perhiasan emas seberat 110 gram terdiri dari gelang, cincin dan kalung serta uang tunai Rp400 juta.

Kawanan rampok sadis ini diduga berjumlah 6 orang yang bersenjatakan senjata api rakitan, air soft gun dan senjata tajam. 4 pelaku berhasil memasuki rumah korban melalui dari pintu belakang dengan mendobrak menggunakan kayu balok dan palu godam saat korban tengah terlelap.

Keempat pelaku ini kemudian langsung menghampiri korban dengan menembak kedua kakinya dan membacok kepala sebanyak 2 kali. Menurut keterangan dari Camat Ulubelu Yosa Sembala, komplotan rampok ini berhasil uang tunai dan barang berharga lainnya dengan mendongkel lemari milik korban.

“Adik ipar korban terluka pada bagian jari tengah sebelah kanan saat berpaya melindungi kakaknya,” katanya.

Sementara Kepala Pekon Sinar Banten Rusdianto mengatakan jika korban merupakan pengusaha sukses jual beli kopi. Korban juga memiliki toko material serta dikenal pemurah oleh warga setempat. “Sebelumnya korban kami larikan ke rumah sakit Mitra, Pringsewu. Tapi karena sudah tidak mampu maka di rujuk ke RS Imanuel. Luka bacokan di kepala cukup parah memanjang sekitar 10 cm” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here