BERBAGI

METRO (ekstranews.com) — Wakil Walikota Metro, Djohan meminta agar jurnalis yang bertugas di Kota Metro turut serta membantu pemerintah mengawasi sejumlah pembangunan yang saat ini sedang berjalan di anggaran tahun 2019. Peran insan Pers tersebut bertujuan agar kualitas pembanggunan dapat lebih baik lagi.

Hal tersebut di ungkapkan Djohan menangapi pertanyaan wartawan terkait lemahnya fungsi pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro berakibat rendahnya kualitas pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Imam Bonjol Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat.

Dia mengaku baru melihat berita tersebut dari media massa juga berjanji akan meninjau langsung hasil pembangunan.

“Yang pasti kalo masalah pembangunan imam bonjol saya baru lihat di berita. Jadi saya dan pak wali akan meninjau langsung ke lapangan. Akan kita ajak juga dinas terkait supaya mereka juga melihat. Untuk waktunya nanti diinformasikan,” kata Djohan saat di wawancara awak media di kantornya, Jum’at (13/9/2019).

Djohan juga meminta insan pers untuk dapat memantau dan menginformasikan setiap pekerjaan proyek yang menjadi keluhan masyarakat, agar kualitas pembangunannya dapat lebih baik.

“Kalian sebagai wartawan harus mengejar ini, apapun dapatnya harus di informasikan. Harapan saya menurut pandangan secara umum harusnya pekerjaan itu baik,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro, akibatnya mutu pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Imam Bonjol Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat, tidak maksimal. Bahkan, rendahnya kualitas pekerjaan kontruksi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1, 5 milyar terkesan ditutup tutupi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here