BERBAGI

LAMPUNG BARAT (ekstranews.com) — Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memasuki usia yang ke-28 tahun. Perjalanan panjang dilalui daerah yang sebelumnya bagian dari Kabupaten Lampung Utara ini. Berbagai kemajuan dan pretasi pun sudah diraih.

Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Lambar, Edi Novial saat Sidang Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Lambar di Ruang Sidang DPRD setempat, Senin (23-9-2019).

Edi Novial mengatakan, Lambar mengawali pemerintahan sebagai wilayah pembantu Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang berpusat di Liwa.

Pada 1991, merupakan memontum awal bagi Lambar. Pada tahun itu, pemerintah pusat memekarkan wilayah yang juga mencakup Pesisir Barat ini, menjadi daerah otonomi baru (DOB) dan terpisah dari Lampura.

“Sejak berdiri, Lambar dipimpin enam bupati. Saat ini Lambar dipimpin Bupati Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin,” katanya.

Pada masa kepemimpinan Parosil-Mad Hasnurin, Edi menilai, banyak prestasi dan kemajuan yang diraih Lambar. Ada 22 penghargaan yang diraih lambar, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Berbagai prestasi yang diraih itu, merupakan tolak ukur dari keberhasilan pembangunan,” katanya.

Salah satu perstasi yang telah diraih Lambar, penghargaan elminator malaria Dinas Kesehatan dan mendapatkan penghargaan sebagai harapan satu perpustakaan terbaik desa tingkat nasional.

Meski demikian, Edi Novial berpesan jangan sampai terlena akan keberhasilan yang telah diraih. Kerja keras diperlukan untuk mempertahankan prestasi yang telah digapai sembari menggapai prestasi lain yang belum didapatkan.

“Semoga di HUT kabupaten Lambar yang ke-28 ini Lambar semakin maju dan baik lagi,” katanya.(ntc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here