BERBAGI

BANDAR LAMPUNG (ekstranews.com) — Seratusan kader Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Bandarlampung menggelar unjuk rasa di kantor DPRD setempat untuk menyuarakan aspirasinya terhadap UU KPK hasil revisi, RKUHP dan RUU PKS, sekaligus menuntut pengusutan kasus penembakan di  Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Tuntunan kami masih sama dengan kawan-kawan kami yang melakukan aksi kemarin, dan mengecam keras oknum melakukan penembakan yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa UHO,” kata Ketua IMM Amin Fauzi, usai aksi tersebut, di Bandarlampung, Jumat.

Ia berharap bahwa aksi mereka di gedung DPRD Kota Bandarlampung dalam menyampaikan aspirasinya kepada anggota dewan dapat tersalurkan dan mereka dapat menyampaikan ke DPR.

Menurut dia, pada saat audiensi dengan para anggota dewan kota, pihaknya telah menyampaikan kepada mereka untuk mengikutsertakan para mahasiswa dalam perancangan UU sehingga UU yang lahir dapat menjadi terobosan dalam penyelesaian masalah di masyarakat.

Tidak kemungkinan, lanjutnya, aksi ini juga untuk mengawal Kota Bandarlampung agar bersikap yang jelas ketika menentukan kebijakan, artinya jangan sampai isu di nasional yang mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan suara rakyat di bawah.

“Kami IMM Bandarlampung sepakat mengawal Kota Bandarlampung agar para anggota dewan dalam mengambil kebijakan harus pro rakyat dengan tujuan menyejahterakan rakyat,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi usai audiensi dengan mereka, mengatakan bahwa pihaknya sepakat akan menyampaikan aspirasi itu kepada pemerintah pusat.

“Kita akan salurkan aspirasi mereka baik itu kepada Presiden melalui Mendagri maupun DPR RI,.dalam waktu yang secepat-cepatnya,” katanya.(ans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here