BERBAGI

BANDAR LAMPUNG (ekstranews.com) — Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung mengklaim pasokan pangan masih cukup stabil, meski kemarau panjang saat ini mengakibatkan gagal panen padi di sejumlah daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Halimah Tussakdiyah mengatakan, untuk pertahun surplus ketersediaan beras berjumlah 1,7 Juta ton, sedangkan konsumsi/perkapitanya 80.27 kg, jadi cukup untuk masyarakat Lampung.

“Stok pangan kita cukup, akan tetapi yang kita khawatirkan stok pangan kita banyak keluar daerah, karena daerah lain membutuhkan stok ini,”ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/9/2019).

Kemudian Ia menerangkan, untuk bahan pangan lainnya juga cukup, kecuali seperti ubi jalar, bawang merah, susu dan kedelai itu kurang.

“Masyarakat tidak perlu khawatir kerena bahan pokok kita lebih dari cukup, dan pemerintah juga mengantisipasinya dengan stok beras yang ada di bulog sekitar 83 ribu ton lebih,”tuturnya.

Ia melanjutkan kalau di daerah lain kemarau panjang dan kering, tapi Lampung hanya kemarau panjang saja tidak termasuk kering.

“Kita memang kemarau tetapi tidak separah dengan daerah Jawa, Nusa Tenggara Timur, Bali dan Sumatra Selatan juga Nusa Tenggara Barat, yang mengalami kemarau plus kering,”ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here