BERBAGI
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Barat, Daman Nasir.

Lampung Barat РPemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2020 ini naik dari tahun sebelumnya, hal itu dikarenakan  target PAD tahun 2019 yang lalu Rp 63 miliar dan over target mencapai Rp66 miliar per 31 Desember 2019. Dengan dasar itulah target di tahun 2020 ini meningkat menjadi Rp65 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, Daman Nasir ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya optimis target PAD tersebut bisa tercapai seperti di tahun sebelumnya.

‘Tahun lalu capaian #PAD kita melampaui target, dan tahun ini kita yakin pasti bisa over target kembali, makanya targetnya kita tingkatkan yang sebelumnya Rp 63 miliar sekarang menjadi Rp 65 miliar,” katanya Kamis (6/2/2020).

Capaian itu papar Damannasir, merupakan dari semua sektor baik dari pajak maupun retribusi lain. Akan tetapi terdapat satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang retribusi tidak tercapai yakni retribusi KIR pada Dinas Perhubungan, namun masih bisa ditutupi dari yang lain, sehingga tidak berpengaruh.

‘Meskipun terdapat pos penyumbang #PAD yang sebelumnya telah ditetapkan namun tidak memiliki kontribusi, namun hal itu tidak berpengaruh sama sekali terhadap kekurangan dalam memenuhi target PAD kita tahun_2019 yang lalu,’ jelasnya.

Untuk itu, dengan adanya peningkatan target PAD di tahun ini, dirinya berharap agar semua OPD baik OPD penghasil PAD maupun yang tidak mengelola PAD supaya proaktif menggenjot pencapaian PAD hingga akhir 2020 mendatang.

‘Para OPD harus berinovasi agar bisa meningkatkan pendapatan daerah dengan cara mencari potensi-potensi pendapatan baru. Jadi betul-betul harus diidentifikasi dan memaksimalkan sumber-sumber pendapatan daerah, dengan terus melakukan inovasi di berbagai aspek,’ pungkasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here