BERBAGI

EkstraNews.com – Pariwisata berkelanjutan sudah menjadi kebutuhan dalam industri pariwisata, terutama dengan konsep kepariwisataan yang berbasis konservasi. Tujuannya agar aktivitas kepariwisataan tidak merusak ekosistem, lingkungan alam, tatanan sosial, dan budaya lokal.

Terjadinya kerusakan lingkungan dan juga hilangnya budaya lokal akan sangat sulit untuk dikembalikan. Sekaligus memberikan dampak yang buruk bagi penduduk dari sisi ekonomi, sosial, budaya, ekosistem, dan lingkungan.

Pariwisata untuk itu harus dibangun berdasarkan konsep berkelanjutan dengan memperhatikan potensi ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja/pelaku kepariwisataan lokal. Selain itu peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal, pelestarian alam/lingkungan, pelestarian tatanan sosial, dan pelestarian budaya lokal.

Tentunya inovasi dan kreasi-kreasi baru terhadap atraksi pariwisata atau produk-produk pariwisata yang ditawarkan harus tetap dilakukan. Namun jangan sampai kemudian melenyapkan kearifan lokal bahkan merusak lingkungan dan tatanan sosial yang ada. Karena pariwisata tanpa meningkatkan nilai melalui inovasi dan keunikan adalah hambar dan berumur pendek pula.

Konsep pariwisata yang berkelanjutan sangat memungkinkan dan sepantasnya diterapkan dalam konsep desa wisata dan desa kreatif. Ini dalam rangka pemberdayaan ekonomi dan potensi pariwisata yang berbasis konservasi.

Untuk menambah nilai dari wisata daerah tersebut maka produk dan atraksi wisatanya harus diperkaya dengan menumbuhkembangkan potensi ekonomi kreatif pada masyarakat desa. Sehingga diharapkan konsep wisata yang ditawarkan adalah “desa wisata kreatif” berbasis konservasi dan pada akhirnya pariwisata berkelanjutan dapat tercapai.

Banyak kasus daerah-daerah wisata dan objek wisata yang indah hanya mampu bertahan seumur jagung. Hal itu disebabkan karena lingkungan dan ekosistemnya rusak, tidak memiliki inovasi dan kreativitas, dan kearifan lokal hilang serta tergantikan oleh budaya yang dibawa para turis. (cr1)

 

Sumber : http://radarlampung.co.id/read/desa-wisata-kreatif-berbasis-konservasi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here