BERBAGI

JAKARTA – Juru Bicara Partai Golkar, Christina Aryani, mengungkapkan saat ini sudah ada delapan orang kader yang saat ini mendaftar sebagai calon ketua umum (ketum).

“Saat ini berdasarkan informasi yang saya terima dari panitia pemilihan sudah ada delapan orang kader Golkar yang mengambil formulir untuk mendaftar menjadi bakal calon ketum,” ujar Christina dalam diskusi bertajuk “Harapan dan Tantangan Partai Golkar di Munas 2019”, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11/2019).

“Dan saat ini statusnya masih bakal calon. Belum menjadi calon,” lanjut Christina menegaskan. Pasalnya, berdasarkan AD/ART Partai Golkar, proses pemilihan Ketua Umum Golkar berlangsung dalam tiga tahap.

Tahap pertama, merupakan penjaringan bakal calon ketum. Tahap kedua adalah pencalonan. Ketiga, tahapan pemilihan.

“Di AD/ART kami juga diatur soal syarat seseorang jadi ketum. Misalnya aktif di parpol, lalu jadi pengurus lima tahun berturut-turut lalu tidak pernah pindah atau tak pernah jadi anggota parpol lain, ada prestasi, dedikasi, tidak ada perbuatan yang tercela. Kemudian bersedia meluangkan waktu untuk mengurus organisasi serta harus memiliki 30 persen dukungan,” ucap dia.

Dia berharap, Musyawarah Nasional Partai Golkar mendatang berlangsung lancar.

“Karena Partai Golkar ini kan punya agenda besar ke depan. Munas jadi ajang strategis bukan hanya untuk pemilihan ketua umum, tapi juga terkait agenda partai ke depan, ” tambah dia.

Sebagaimana, diketahui Munas Partai Golkar akan dimulai pada 3 Desember mendatang di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Salah satu agenda utama dalam munas nanti adalah pemilihan ketua umum.

Sumber: Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here