BERBAGI

LAMPUNG SELATAN–Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) memastikan akan memanggil PT Domus Jaya yang telah merumahkan puluhan karyawannya sejak Mei lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamsel, Drs Anas Anshory, M.Si menyebut pemanggilan itu untuk meminta keterangan kepada pihak manajemen PT Domus Jaya atas dirumahkanya para pekerja.

Disnaker Lamsel juga akan meminta keterangan terkait tuntutan para pekerja yang sebelumnya mempertanyakan kejelasan status mereka.

“Ya, Kita akan panggil pihak perusahaan dan pekerja hari Selasa (20/10/2020) besok,” kata Anas, Minggu (18/10).

Anas menegaskan, jika memang ada perjanjian antara pihak perusahaan dengan karyawan yang dirumahkan akan memberlakukan sistem rolling. Maka, pihak perusahaan harus memenuhi janjinya tersebut.

“Menurut saya, mekanisme rolling itu merupakan sebuah solusi terbaik dimasa pandemi sekarang ini. Jika pihak perusahaan telah berjanji akan melakukan kerja sistem rolling bagi buruh yang dirumahkan, ya harus direalisasikan,” ucapnya.

Masih kata Anas, dirinya menyadari kondisi perusahaan dimasa pandemi yang tidak bisa menjalankan perusahaan sebagaimana kondisi normal. Sehingga mengambil langkah efesiensi dengan merumahkan sebagian karyawannya.

Meski begitu, kata dia, merumahkan pekerja dengan menggantung statusnya juga dirasa kurang tepat, “Sebaiknya diperjelas statusnya, sehingga tidak menjadi tanda tanya bagi pekerja yang dirumahkan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan karyawan PT Domus Jaya yang dirumahkan pihak perusahan mempertanyakan kejelasan nasib mereka. Sebab, lima bulan berlalu pihak perusahaan masih belum juga memberikan kepastian kapan mereka akan dipekerjakan kembali.

Mereka juga menuntut perusahaan menepati janjinya untuk memberlakukan kerja sistem rolling jika belum memungkinkan bekerja seperti biasa.

Sayangnya, Owner PT Domus Jaya, Riksan Arifin yang coba dimintai tanggapanya via pesan singkat aplikasi WhatsApp tidak menjawab.(ibr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here